Table of Contents

Perbedaan antara peta ruang padat EasyAR dan ARKit/ARCore

Bab ini menjelaskan perbedaan antara peta ruang padat EasyAR dan fungsi serupa ARKit/ARCore (menghasilkan mesh padat atau peta kedalaman), serta membandingkan kelebihan dan kekurangan penggunaan mesh versus peta kedalaman untuk efek augmented reality yang realistis.

Mesh yang dihasilkan oleh EasyAR vs ARKit

Peta padat EasyAR merekonstruksi mesh lingkungan secara real-time untuk efek oklusi, tabrakan, dll. ARKit menyediakan fungsi rekonstruksi lingkungan serupa yang dapat mengekspor mesh lingkungan. Secara prinsip, ARKit memanfaatkan kamera RGB dan kamera kedalaman LiDAR, sehingga hanya mendukung perangkat iPad Pro generasi keempat dan yang lebih baru. Peta padat EasyAR hanya menggunakan kamera RGB, sehingga memiliki dukungan model perangkat yang lebih luas.

Mencapai efek AR realistis: menggunakan mesh atau peta kedalaman

Google ARCore tidak mendukung pembuatan informasi mesh lingkungan, melainkan memberikan efek oklusi melalui peta kedalaman per frame.

Apple ARKit melalui pendekatan serupa seperti peta kedalaman (SceneDepth) dapat memperoleh kedalaman kamera belakang dan lingkungan untuk efek tabrakan dan oklusi.

Baik peta kedalaman maupun mesh dapat digunakan untuk augmented reality guna mencapai fungsi oklusi dan tabrakan yang realistis. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, dengan perbandingan sebagai berikut:

Peta Kedalaman (Depth Map) Mesh
Dimensi representasi 2.5D 3D
Metode pembaruan Diperbarui real-time per frame Rekonstruksi bertahap atau batch
Dukungan objek dinamis Baik Cukup buruk
Konsistensi lintas sudut pandang Buruk Baik
Kemampuan persistensi Tidak didukung Didukung